Friday, July 1, 2011

Yakinkah Anda Aman?

Bus Kota yang panas dan Berisik dengan musik Disko atao OT (Orgen Tunggal) juga rawannya kasus kriminalitas diatas Bus Kota membuat saya lebih senang menggunakan Jasa transportasi Transmusi. meskipun Transmusi sebenarnya memiliki banyak kekurangan. Terutama dalam hal armada yang kurang. lamanya menunggu di halte. dan cenderung penuh sesak. Tetapi faktor kenyamanan dan keamanan lebih dipilih para pengguna jasa transportasi ini. Suhu udara di Palembang yang Panas membuat orang akan memilih bus ber AC ini. Musiknya pun tidak hingar bingar. dan sangat nyaman ditelinga. Dan aman tentunya, aman dari tindak kriminal seperti pencopetan atau penjambretan/penodongan.
Tapi Yakinkah anda aman?

Sepulang dari kampus saya pulang dengan menggunakan jasa transportasi ini. seperti biasa naik trayek Plaju- PS Mall dan transit di Halte Monpera untuk naik  yang jurusan Alang-alang lebar/KM12. Tetapi tiba tiba Pramugara yang berada didepan pintu bilang kepada sopir "Pak, ada yang kehilangan Hape!!" si Sopir "kok bisa? coba cek dulu, apa terjatuh dilantai". Seorang ibu-ibu bilang "hilangnya dimana?disini bukan?" dan wanita yang kehilangan itu "tadi pas masuk disini masih ada. saya pegang kok untuk smsan" dan akhirnya si wanita meminta Pramugara untuk memeriksa tas penumpang. Terlihat si Pramugara agak enggan memeriksa dan bilang "Pak, jadi gimana? dia minta penumpang diperiksa" si Sopir "ya periksalah, tapi ni masih harus tetap jalan"."Telpon-telpon" si wanita "Gak keangkat, gak bunyi". "Hape apa??" "BB Tourch"
Tetapi si pramugara masih senyam senyum seoalah enggan memeriksa penumpang.
dan ketika saya menoleh kearah wanita itu "saya ingat bahwa dia bersama dua rekannya naik dari halte transit di Dekat Kantor DPRD". Tapi kok seolah mereka mencurigai saya? mungkin karena saya dua kali satu bus dengannya, dan transit bareng disamping Monpera. Seorang temannya seolah menunjuk saya dengan tatapan matanya.
Saya sih agak tersinggung dengan tatapannya itu. tetapi yaaa periksalah. Saya berikan tas  kepadanya. ia dibantu dengan dua orang temannya memeriksa tas saya. dan segera mengembalikan tas  itu. Saya orang pertama yang ia periksa. dan tampaknya tak banyak tas yang mereka periksa.
Saya "Mbak, BB kan yang ilang? inget gak Pin nya berapa? dengan Pin itu mbak bisa dapetin lagi bb mbak, Pin kan gak bisa dirubah.".
Si Wanita "Waduh, gak inget, pin nya saya simpen disitu"
Saya "Yaudah nanti infokan sama temen temen yang biasa BBMan dengan Mbak untuk bantu cariin BB mbak".
foto saat kejadian

Lalu tampaknya si wanita agak legak walau masih bingung. "Yaudah Kak(pramugara), sudah banyak yang turun juga. yaudah".

Jadi ternyata bener kata Bang Napi "Kejahatan Bukan karena ada Niat Pelaku tetapi juga karena ada kesempatan".

Sebaiknya, pramugara bukan hanya bertindak seperti kernet bus kota. yang narikin uang penumpang. Ia pun harus sigap. jika ada yang kehilangan atau memerlukan bantuannya ia harus siap membantu, Gak perlu ragu memeriksa penumpang.

Kabar baiknya meskipun saya belum pernah punya BB.hehe
Hape BB sendiri memiliki nomor Pin yang dapat digunakan untuk BBMan (Blackberry messager). Pin tersebut tidak bisa dirubah.Nomor itu bisa kita gunakan untuk melacak keberadaan BB kita .dengan menyertakan barang bukti pembelian misalanya dus. kita bisa melaporkan kepada pihak kepolisan. Atau cara lainnya ajak teman yang sering chating di BBM untuk ikut membantu mencari hape kita, dengan nge ping nomor tersebut. Cara ini sangat ampuh,banyak yang kembali BB mereka setelah kehilangan dengan cara tersebut (Begitu cerita yang saya dengar)

Untuk hape yang bukan BB gimana?
Nah inilah salah satu keunggulan BB yang gak dimiliki hape lain. Yakin gak dimiliki hape lain? sebenarnya ada juga loh.
Dulu saya pernah kehilangan hape Felxy Injection. alias hape dengan provider Flexy yang menyuntikan nomor kedalam Hape. Hape yang tanpa kartu ini pernah kembali ketangan saya setelah saya di todong disamping Sekolah SMA saya beberapa tahun lalu.   Tetapi untuk sekarang Hape Injection tidaklah marak lagi. Justru hape dengan dua Sim lebih marak.
Kalau begitu?
Jalan satu satunya adalah melaporkan Nomor Imei, atau nomor induk  Handphone kita. Bisa kita lihat dengan cara membuka penutup belakang handphone. dibalik batrei terdapat nomor IMEI yang tidak bisa dirubah. atau Dengan melihat dus pemblian, atau di kartu garansi. laporkan Terlebih dahulu kepada pihak kepolisian.
Meski cara ini tidak mengembalikan handphone anda. Setidaknya si pencuri akan merasa hape ana itu seperti Sampah. meski sebagus apapun, karena handphone anda itu tak bisa lagi di pakai.



Tuesday, June 28, 2011

Logo Hut RI (Sebuah analisis semiotika dan Teori Konspirasi)

Logo Hut RI ke 66 untuk tahun ini ternyata telah diresmikan. setelah saya iseng iseng berkunjung ke situs resmi Portal Nasional RI. dan melihat tanggal yang tertera pada web tersebut. tampaknya sudah tepat satu minggu setelah logo itu diresmikan. silahkan lihat di http://www.indonesia.go.id/hut-ri-66


Logo Hut RI kali ini terlihat kurang lebih sama dengan logo hut RI sebelumnya. hanya saja angka dan jumlah bendera yang kini berjumlah 7

Coba perhatikan urutan gambar diatas. Mengapa sejak Hut RI ke 60 muncul satu bendera, 61 menjadi 2 bendera, 62 menjadi 3 bendera, dan seterusnya hingga hut RI ke 66 yang kini memiliki 7 bendera?
Gambar bendera merah putih nya pun disini terlihat makin tahun makin banyak namun makin kecil. 

Perlu diingat bahwa hut RI ke 60 jatuh pada tahun 2005 dimana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merayakan Hut RI untuk pertama kalinya sebagai Presiden RI 6. Itu menandai babak pertama Presiden SBY beri dia Satu Bendera Merah Putih.

Hingga 5 tahun berikutnya pemilu diadakan lagi. menentukan apakah Ia masih menjadi presiden untuk kedua kalinya. dan Sejarah mencatat ia berhasil menjadi presiden untuk kedua kalinya hingga tahun 2014. Tiap jalan pemerintahan SBY ditandai dengan satu bendera Merah Putih. dan kini di tahun 2011 jumlah bendera di Logo Hut RI berjumlah 7. angka yang sebenarnya saya sukai.

Jadi apakah jumlah bendera ini sebenarnya menandai berapa lama Presiden Memimpin negeri Ini.?
Salah satu efek yang akan timbul dengan Logo ini menurut prediksi saya adalah.
Pertama persepsi masyarakat terhadap Politik Pencitraan Presiden SBY yang terkesan Narsis, dan Pamer kekuasan. ya itu bila teori ini diterima oleh masyarkat.
Kedua, dengan desain yang sangat sederhana itu dan tiap tahun tak mengalami perubahan maka sangat dimungkinkan  kita dianggap gak Kreatif. wah kalau saja seperti itu rasanya akan sangat saya sesali.
itu pendapat saya, bagaiamana pendapat kalian?

 bisa saya prediksikan bagiaman logo hut RI diakhir masa jabatan SBY nanti.
jadi saya desain kan logo Hut RI ke 69.

Di logo tersebut benderanya pas berjumlah 10. hehehe
tapi prediksi ini kalo SBY bener bener menjabat hingga 2014 loh. ya kurang lebih mungkin gitu logo nya. 

Monday, June 27, 2011

Cerita Dari Jalanan Masa Lalu

Ternyata banyak yang tidak tahu sejarah dan fakta dibalik Jembatan Ampera  yang menjadi ikon kota Palembang. Banyak warga kota Palembang tidak tahu dimana jalan H.M Ryacudu. padahal jalan itu merupakan jalan di Jembatan yang dahulu diberi nama Jembatan Soekarno. ya, Jembatan ini dibangun berdasarkan prakarsa Presiden Pertama RI yang menuntut Jepang membangun jembatan yang dapat menyatukan Kota Palembang yang terpisah menjadi dua (Seberang ulu, dan seberang ilir). Singkat cerita dahulu jembatan ini di beri nama Jembatan Soekarno. Namun kisah telah berganti, semenjak Gerakan 30 September PKI. dan munculnya aksi Anti Soekarno, nama Jembatan ini pun berganti menjadi jembatan Ampera yang berarti Amanat Penderitaan Rakyat.

Berakhirnya Soekarno memimpin negeri ini, dan dilanjutkan dengan masanya Soeharto. menandai babak baru Republik ini, kebijakan kebijakan Soeharto kerap bertentangan dengan kebijakan Soekarno dahulunya. Sentilan sejarah yang menunjukan ketidak harmonisan antara dua pemimpin negeri ini kerap di bawa ke permukaan oleh aktifis sejarah.
Orde Baru yang dikenal sebagai ordenya rezim Militer ini memiliki kebiasaan yang fenomenal dan bersejarah. mengapa tidak, Nama nama tempat dan jalan kerap diganti oleh Orde Baru, fungsinya adalah De-Soekarnoisasi.atau penguburan peranan Soekarno di Republik ini. Bahkan Gelora Bung Karno pun diganti dengan nama Stadion Utama Senayan. Dan tidak hanya GBK. Palembang ternyata memiliki sejarah yang cukup kuat dengan De-Soekarnoisasi dan kekuatan Orde Baru.
Coba saja kita berjalan-jalan mengelilingi kota Palembang. Akan sangat sering kita jumpai Nama-nama Jalan berdasarkan nama nama orang penting dalam sejarah Indonesia. terlebih nama nama jalan yang berhubungan dengan Militer dari nama  Jendral, Mayjen, letnan, kopral. Kolonel, mayor, kompol. Orde Baru memang sangat perhatian terhadap kalangan Militer dan kepolisian. Karena hal itu pula Orde Baru kerap memberikan nama nama pembesar di kalangan Militer dan Kepolisian.

Bahkan ketika reformasi bergulir, dimana mahasiswa setiap hari turun kejalan dan demonstrasi. Palembang ternyata adem ayem, Mahasiswa Palembang tidak ikut dalam demontrasi. Sempat Mahasiswa dari Pulau Jawa mengirimkan celana dalam wanita untuk mahasiswa Palembang. Yang  kala itu dianggap banci. dan penakut. Padahal hal itu justru memperlihatkan betapa besarnya kekuatan Orde Baru di Palembang ini.

Bahkan hingga kini, banyak kalangan dari warga Palembang yang merindukan romansa kepemimpinan Soeharto.


Kembali dengan nama nama jalan.Apakah ini salah? memberikan nama-nama pahlawan sebagai nama jalan? tentu tidak,  kita pun wajib menghargai dan mengingat jasa jasa mereka. kalau perlu kita harus membuat satu fly over lagi, atau jalan baru dan memberikannya nama Jl. Soeharto. mengingat jasanya di bidang pembangunan. Tetapi permasalahannya adalah kita harus mengetahui sejarah.Sejarah yang selama ini ditutup tutupi, atau sengaja kita tak pedulikan ini.