walau kejadian ini sudah berlangsung seminggu yang lalu, rasanya
mboten nopo nopo (no why=tidak mengapa) kalo diceritain disini, semoga gak ada yang tersinggung..
Selasa, 22 Maret 2011 hari itu workshop jurnalistik yang diadakan oleh KOMIK (Komunitas Ilmu Komunikasi) bekerja sama dengan harian Pagi Sumsel Post diadakan, pukul 9:00 acara dimulai dengan rangkaian kata sambutan, Ada cerita lucu saat bapak Rahidin H Anang menyampaikan kata sambutan,
Pak Rahidin : Sumsel post umurnya masih sangat muda bila dibandingkan dengan media media umum di Palembang ini... Sumsel post lahir tanggal 28 November 2009, pas bertepatan dengan hari Pahlawan, jadi kalo mau inget hari lahir sumsel post, ya itulah hari Pahlawan.
mahasiswa : prok prok prok (pada bertepuk tangan menyambut ungkapan hari pahlawan)
Setelah Pimpinan umum Sumsel Post itu usai memberikan kata sambutan, gini giliran Pak Ayik(A. Yani ranius) kabag kemahasiswaan kami memberikan kata sambutan.
Pak Ayi : Saya gak akan memberikan sambutan yang panjang, tetapi saya ingin sedikit mengklarifikasi, bahwa hari pahlawan bukan lah tanggal 28 November tetapi tanggal 10 November, karena saya lahir Tanggal 10 November juga.
Mahasiswa : !!!! (cuma diem)
yang saya lihat sih dari kejauhan adalah perubahan Wajah pak Rahidin dan berbisik dengan Kabiru SDM nya.
hahaha, menurut saya ini kejadian lucu, pertama mungkin Pak Rahidin sedang lupa tanggal ulang tahun Sumsel Post yang juga tanggal hari pahlawan. yaaa namanya lupa siapa nyangka sih, padahal di setiap lembar harian Sumsel post di sudut atasnya selalu tertulis
Terbit Sejak 10 November 2009 , nah masalah lupa kita wajarin aja ya.. soalnya para Mahasiswa yang dateng juga gak inget kalo 10 November hari pahlawan jadinya saat dibilang hari pahlawan tanggal 28 November semua mahasiswa pada tepuk tangan.hahah termasuk saya, lupa juga. hahaha. nah untungnya nih kita lebih ingat hari/tanggal lahir sendiri bukan, ya seperti Pak Ayi.